Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis Mempunyai Misi Mewujudkan kondisi tempat belajar yang kondusif. Melaksanakan Pembelajaran berkarakter.

Selasa, 23 Juni 2026 8:37:02 Wib

Perkuat Strategi Cegah Penyakit, Empat Program Prioritas Capai 100 Persen Tiga Tahun Berturut-turut

BENGKALIS – Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis menggelar Rapat Koordinasi, Advokasi, dan Sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) tingkat Kabupaten Bengkalis sebagai upaya memperkuat sinergi dalam menghadapi berbagai tantangan kesehatan masyarakat pada tahun 2026.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis Ermanto, SKM, MKM yang diwakili Sekretaris Dinas Kesehatan Hj. Akna Juita, SE, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan mampu menyamakan persepsi serta memperkuat komitmen seluruh peserta dalam meningkatkan program pencegahan dan pengendalian penyakit.

"Kami berharap seluruh peserta memiliki motivasi yang tinggi mengikuti kegiatan ini sehingga mampu menghasilkan langkah-langkah strategis yang membawa kebaikan dan keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Bengkalis," ujarnya saat membuka kegiatan Senin (22/6/26).

Akna Juita menjelaskan, sektor kesehatan saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari ancaman penyakit menular baru maupun penyakit yang kembali muncul (re-emerging diseases), hingga meningkatnya kasus penyakit tidak menular (PTM).

Menurutnya, Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit memiliki peran yang sangat penting karena keberhasilan penanganan, pencegahan, dan pengendalian penyakit akan berdampak langsung terhadap produktivitas serta kualitas hidup masyarakat.

Berdasarkan laporan tahun 2025, sejumlah penyakit seperti Demam Berdarah Dengue (DBD), tuberkulosis (TB), HIV, hipertensi, diabetes melitus, campak, difteri, pertusis, dan tetanus masih menjadi masalah kesehatan utama di Kabupaten Bengkalis.

Pada kesempatan tersebut, Akna Juita juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan atas dedikasi dan kerja keras dalam meningkatkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan.

Ia mengungkapkan, dari enam program SPM kesehatan di bidang P2P, sebanyak empat program yakni Tuberkulosis, HIV, Diabetes Melitus, dan Hipertensi berhasil mencapai target 100 persen selama tiga tahun berturut-turut, mulai 2023 hingga 2025.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, Irawadi, SKM, MPH, menjelaskan rapat koordinasi berlangsung 21-22 Juni 2026 tersebut bertujuan menyusun langkah bersama dalam meningkatkan program kesehatan, khususnya di bidang pencegahan dan pengendalian penyakit sepanjang 2026.

Menurutnya, rapat ini juga menjadi forum untuk mengevaluasi capaian program P2P, mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan beserta solusi yang melibatkan lintas program, lintas bidang, dan lintas sektor.

Selain itu, kegiatan ini bertujuan menyusun rencana kerja peningkatan program, melakukan sinkronisasi data pelaporan, serta memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat semakin optimal.

Melalui rapat koordinasi ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis berharap seluruh pihak dapat memperkuat kolaborasi sehingga upaya pencegahan dan pengendalian penyakit dapat berjalan lebih efektif serta mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Bengkalis.

Hadir dalam kegiatan Rakor tersebut diantaranya, Kepala Puskesmas se-Kabupaten Bengkalis, RSUD dan rumah sakit swasta, BPBD, dinas pendidikan, dinas sosial serta camat.***
Publikasi

Berita Lainnya