Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis Mempunyai Misi Mewujudkan kondisi tempat belajar yang kondusif. Melaksanakan Pembelajaran berkarakter.

Jumat, 13 Maret 2026 21:18:43 Wib

Dilantik Bupati Bengkalis, Ermanto Jabat Kadis Kesehatan Definitif

BENGKALIS- Bupati Bengkalis Kasmarni melantik Ermanto, SKM, MKM sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, Jumat (13/3/3/26).

Pelantikan Ermanto sebagai Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PTP) definitif sebelumnya sebagai Sekretaris dan ditugaskan Pelaksana Tugas atau Plt berlangsung di Aula Rapat Kantor Bupati Jalan Ahmad Yani, Bengkalis.

Selain Ermanto, Bupati Kasmarni juga melantik Pejabat Administrator di lingkungan Dinas Kesehatan, yaitu Sekretaris sebelumnya Ermanto digantikan Hj. Akna Juita, SE, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) dijabat Syah Alridho, ST menggantikan dr. Recky Chairunnas, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) dijabat M. Jepri, S.H, MM dan jabatan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) definitif Yessica Vebrina, SKM sebelumnya sebagai Kepala UPTD Laboratorium Kesmas.

Dalam arahannya, Bupati Bengkalis Kasmarni menegaskan agar amanah yang diberikan dijalankan dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi integritas, profesionalitas, serta loyalitas kepada bangsa dan negara, khususnya kepada Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

“Segera pahami dengan baik tugas dan fungsi jabatan yang diemban. Bekerjalah secara profesional, disiplin, serta memiliki komitmen tinggi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pesan Bupati.

Bupati menjelaskan, pelantikan jabatan PTP merupakan hasil seleksi terbuka untuk mengisi sejumlah jabatan yang kosong maupun yang selama ini dijabat oleh pelaksana tugas. Selain itu, pelantikan juga dilakukan sebagai bagian dari penyesuaian nomenklatur jabatan sekaligus meningkatkan efektivitas dan kinerja organisasi perangkat daerah.

Menurutnya, penataan jabatan kali ini menerapkan prinsip formasi berbasis kinerja. Pengisian jabatan tidak sekadar mengisi posisi yang kosong, tetapi harus ditempati oleh aparatur yang mampu bekerja, menunjukkan kinerja, dan memberikan hasil nyata bagi organisasi serta masyarakat.

Bupati juga menekankan agar pejabat yang baru dilantik meninggalkan pola pikir lama yang memandang jabatan sebagai simbol status dan kekuasaan. Jabatan adalah amanah untuk melayani masyarakat serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi daerah.

“Jadilah pemimpin yang mampu membuka ruang komunikasi, membangun kerja sama, serta menggerakkan seluruh jajaran untuk bekerja secara efektif demi kemajuan daerah,” katanya lagi.***

Publikasi

Berita Lainnya