Header Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis

Siakkecil Percontohan Riau Pelaksanaan IVA Tes

Senin, 20 Agustus 2018

BENGKALIS- Kecamatan Siakkecil, Kabupaten Bengkalis dipastikan sebagai percontohan dan mewakili Provinsi Riau dalam melaksanakan Program deteksi dini kanker serviks (rahim) dengan metode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) khusus bagi ibu-ibu usia subur berumur antara 30-50 tahun.

Bahwa khusus untuk Kecamatan Siakkecil, dari jumlah perempuan usia subur, hampir 78 % telah melakukan deteksi kanker serviks dengan metode IVA tes tersebut. Angka ini melebihi target nasional yang memberikan target hanya 40 % wanita usia subur sejak program ini dicanangkan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkalis Supardi, S.Sos, MH melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Alwizar, SKM menyebutkan, keberhasilan Kecamatan Siakkecil sebagai percontohan dan mewakili Riau, merupakan berkat kerja sama semua lintas sektoral yang terkait baik PKK kabupaten, dharma wanita dan Bhayangkari serta Persit Kartika untuk menjadikan wilayah Siakkecil sebagai percontohan progran IVA tes di Kabupaten Bengkalis.

"Kepastian mewakili Riau ini sebelumnya sudah dilakukan penilaian oleh Tim PKK Provinsi Riau terhadap pelaksanaan IVA tes yang dilakukan di Bengkalis, dan terbaik pertama" ungkap Alwizar, Jum'at (22/6/18).

Menurut Alwizar, berdasarkan analisis pencapaian penggunaan IVA tes yang ada, Dinkes Kabupaten Bengkalis optimis, Siakkecil bisa mencapai penilaian terbaik di tingkat nasional.

"Penilaian tingkat nasional tidak akan ada penambahan cakupan pelaksanaan IVA tes lagi. Hanya saja perlu penambahan administrasi kelengkapan penilaian kegiatan yang di laksanakan setahun ini. Seperti penambahan Mading kegiatan IVA tes dan dokumentasi," terangnya.

Oleh karena itu, Dinkes akan fokus melakukan pembinaan administrasi, agar perwakilan Bengkalis bisa mendapatkan nilai terbaik juga dalam pelaksanaan kegiatan deteksi dini kanker serviks tingkat nasional.

Informasi tambahan, dari sekitar 4.082 perempuan yang dilakukan pemeriksaan dengan metode IVA tes di Kabupaten Bengkalis pada 2017 lalu, ada sekitar 61 orang terdeteksi dini positif. Kemudian, dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut dan terapi dingin.

Saat ini Dinkes Kabupaten Bengkalis baru memiliki empat alat terapi pencegahan. Tahun 2018 ini menerima bantuan dua unit lagi dari pemerintah pusat melalui APBN.

"Dari enam alat yang ada ini tidak hanya digunakan di Kecamatan Siakkecil. Tetapi, disebar di Puskesmas yang aktif di Kabupaten Bengkalis sehingga bisa digunakan untuk menekan angka kematian akibat kanker serviks di daerah ini," imbuhnya.***