Header Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis

Tahun Ini 5 Puskesmas akan Diakreditasi

Rabu, 03 Juli 2019

BENGKALIS- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkalis terus berupaya untuk menggunakan layanan kesehatan kepada masyarakat melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang ada di daerah ini. Salah satunya adalah menggesa terakreditasinya atau sudah diakuinya layana berstandar nasional di seluruh Puskesmas.

Sesuai dengan road map atau daftar peta yang sudah disusun bahwa dari 18 UPT Puskesmas yang tersebar di wilayah kabupaten Bengkalis, hingga 2018 lalu sudah 11 unit Puskesmas yang telah di akreditasi.

"Alhamdulillah sampai saat ini kita sudah berhasil melaksanakan akreditasi di 11 unit UPT Puskesmas sejak 2017 dan 2018 lalu. 2018 lalu Akreditasi di lima Puskesmas dan 2017 ada enam Puskesmas," ungkap Kepala Dinkes Kabupaten Bengkalis dr. Ersan Saputra, TH melalui Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes), Heri Pratikno, SKM, MPH, Selasa (2/7/19).

  Sedangkan untuk tahun 2019 ini, akan digesa 5 UPT Puskesmas untuk diakreditasi. Yakni, Puskesmas Pematang Duku, Kecamatan Bengkalis, Puskesmas Pambang Kecamatan Bantan, Puskesmas Sadar Jaya, Kecamatan Siak Kecil dan Puskesmas Teluk Lecah, Kecamatan Rupat dan Puskesmas Serai Wangi, Kecamatan Mandau.

"Insyaa Alloh di tahun 2019 ini akan kita lanjutkan lagi sebanyak 5 unit Puskesmas. Sesuai dengan jadwal yang diagendakan penilaian akan dilakukan sekitar bulan Oktober, November dan Desember 2019 mendatang. Penilaian ini biasanya akan dilakukan oleh Komisi Akreditasi Kementerian dan bisa datang dari mana saja, seperti Yogyakarta, Sumbar dan lainnya tergantung dari ketersediaan surveyor yang akan melakukan penilaian," terang ASN yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinkes ini lagi.

Ditegaskan Heri, upaya akreditasi ini adalah sebuah komitmen dari Dinkes Kabupaten Bengkalis dan Kementrian Kesehatan (Kemenkes) untuk meningkatkan kualitas atau mutu pelayanan kepada masyarakat di Puskesmas.

"Tujuan akhir dari akreditasi Puskesmas adalah untuk meningkatkan mutu atau kualitas pelayanan kepada masyarakat. In syaa Alloh untuk tahun 2020 mendatang kita akan kembali usulkan sebanyak dua UPT Puskesmas. Mudah-mudahan pada 2020 seluruh Puskesmas yang ada di Kabupaten Bengkalis sudah terakreditasi," harapnya.

Dialnjutkan Heri, akreditasi ini adalah bentuk pengakuan dari Kemenkes terhadap Puskesmas yang sudah melakukan kegiatan dan menetapkan secara standar baik dari sisi administrasi manajemen maupun upaya kesehatan perorangan (UKP) dan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM). Dari tiga Pokja atau bagian ini diharapkan seluruh Puskesmas sudah memenuhi standar yang telah ditetapkan. 

"Dan pada tahun 2018 lalu satu UPT Puskesmas yakni Muara Basung mendapatkan Akreditasi Utama dan paling tinggi di Kabupaten Bengkalis. Puskesmas Sebanga, Pinggir dan Puskesmas Sebangar, Bathin Solapan memperoleh Akreditasi Madya. Kita berharap dengan bentuk akreditasi itu menjadi pelecut semangat untuk terus meningkatkan mutu atau kualitas layanan kepada masyarakat," ujarnya.

Diakui Heri masih ada beberapa kendala yang disampaikan oleh Puskesmas, antara lain adalah sumber daya manusia (SDM) seperti sejumlah ketenagaan yang masih mengalami kekurangan seperti tenaga rekam medik seharusnya dikelola oleh alumni rekam medik namun sampai saat ini belum mempunyai rekam medik, kemudian juga kekurangan tenaga laboratorium dan gizi namun tetap di atasi dengan tenaga yang lain yang bisa dan memanfaatkan tenaga yang baru diterima sebagai CPNS. 

Di beberapa Puskesmas juga  mengeluhkan adanya keterbatasan baik disisi sarana maupun prasarana ataupun peralatan kesehatan yang sangat dibutuhkan untuk pelayanan kesehatan yang optimal.

Kemudian juga keterbatasan anggaran, karena program akreditasi ini bertumpu pada dana alokasi khusus (DAK) dari Kemenkes RI dan nominalnya juga terbatas yang sudah ditentukan oleh Kemenkes RI.

  Dinkes Bengkalis hanya bertumpu pada DAK dan tidak banyak yang bisa diperbuat tetapi tetap berupaya untuk memotivasi kepada Puskesmas dan diharapkan Puskesmas tidak berhenti berkreatifitas dan menggalang kerja sama antar lintas sektoral.

"Dan jika sudah terakreditasi tentu harus sudah melakukan perbaikan dan peningkatan layanan kepada masyarakat sebagaimana mestinya. Akreditasi ini akan dievaluasi pertiga tahun sekali," imbuhnya.***(rls)