Header Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis

Deteksi Dini Kanker Serviks, Ratusan Ibu Bhayangkari Lakukan IVA Tes

Jumat, 24 Agustus 2018

BENGKALIS- Dinas Kesehatan (Dinkes), Bhayangkari Polres dan RSUD Bengkalis bekerja sama menggelar kegiatan pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) Tes pencegahan dini kanker leher rahim (cerviks). Sekitar 123 ibu-ibu menjadi sasaran pemeriksaan, nihil terdeteksi kanker dan lima dengan kelainan gynekologi, disarankan melakukan pemeriksaan lanjutan di rumah sakit.

Kegiatan bertempat di Aula Polres Bengkalis, Jalan Pertanian, Selasa (31/7/18), bertujuan untuk melakukan upaya selain deteksi dini terhadap kanker leher rahim dan juga deteksi kanker payudara.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Kabupaten Bengkalis, Supardi, S.Sos, MH melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Alwizar, SKM menjelaskan, bahwa upaya deteksi dini ini secara rutin dilakukan di Puskesmas-puskesmas yang ada di Kabupaten Bengkalis dan menjadi bagian dari pelayanan setiap hari kerja.

“Hal ini adalah bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam rangka menyehatkan masyarakatnya, jika nanti dalam pemeriksaan IVA dan Sadanis tes diketahui ada kelainan gynekologi atau pun pralesi kanker, maka dilanjutkan pemeriksaan intensif dan jika masih pada stadium awal maka dapat segera dilakukan terapi dingin (cryotherapi),” terangnya di Bengkalis, Kamis (2/8/18).

Dalam pemeriksaan kali ini dilakukan oleh Dokter Spesialis Obstetry dan Gynekology didampingi oleh tenaga paramedis dari Puskesmas Bengkalis. “Kita mengapresiasi kesadaran ibu-ibu dari Bhayangkari ini karena dengan jumlah 123 orang ini membuktikan antusiasme ibu-ibu untuk melakukan upaya deteksi dini terhadap penyakit berbahaya ini,” sambung Alwizar.

Dalam pemeriksaan tersebut, satu orang ibu Bhayangkari membawa satu orang ibu-ibu warga tetangganya, sehingga jumlahnya menjadi 123 orang. Hal ini akan membantu Dinkes Kabupaten Bengkalis untuk mencapai target. Menurut Alwizar, pada Tahun 2018 ini Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis menargetkan pemeriksaan ibu-ibu yang berumur 35 tahun sampai dengan 50 tahun sebanyak 7.677 orang diseluruh Kabupaten Bengkalis. Sampai dengan Bulan Juli ini baru berhasil diperiksa sebanyak 4.333 orang.

“Kita mengimbau kepada ibu-ibu yang telah berkeluarga yang berumur 35 tahun sampai dengan 50 tahun untuk melakukan pemeriksaan leher rahim di Puskesmas terdekat pada hari kerja dalam waktu minimal satu kali dalam setiap 3 tahun," ajaknya.

Alwizar juga menyampaikan bahwa alat cryotherapi sudah tersedia enam unit. Dibeli secara e-catalog bersumber APBD Kabupaten Bengkalis 2018 ini sebanyak 4 unit. Ditambah dengan bantuan APBN sebanyak 2 unit.

“Kita akan melatih tenaga medis dan paramedis Puskesmas tentang cara penggunaan alat tersebut, setelah itu baru kita distribusikan agar dapat langsung digunakan,” tutup Alwizar.***