Header Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis

Kasus DBD Turun, Petugas Maksimalkan Pencegahan

Rabu, 17 September 2014

BENGKALIS- Dari data terakhir per Agustus 2014 lalu mengalami penurunan dibandingkan pada Juli, Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Bengkalis maksimal upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD).

Berdasarkan laporan, data kasus DBD di Kabupaten Bengkalis Januari hingga Agustus 2014 tercatat 242 kasus. Jumlah kasus khusus pada Agustus 48 penderita, sedangkan pada Juli sebanyak 66 penderita.

Meskipun data tersebut memperlihatkan penurunan, Diskes Kabupaten Bengkalis meminta kepada masyarakat untuk menjamin di dalam dan luar rumah tidak ada air yang tergenang. Di dalam rumah biasa air yang tergenang ada dalam penampungan dibawah kran pengambil air, tempat minuman burung, pada tempat pembuangan air di belakang kulkas, dibak-bak mandi, pot bunga.

Sedangkan di luar rumah air yang tergenang di botol-botol tempat bekas minuman, ban-ban bekas dan wadah-wadah lain yang berisi air. Nyamuk DBD mengigit pada waktu tertentu yakni pagi hari jam 08.00 WIB sampai dengan 11.00 WIB (siang) dan sore hari jam 15.00 WIB sampai dengan 17.00 WIB (petang).

“Nah, di luar waktu tersebut nyamuk hinggap di tempat lembab dan pakaian tergantung di dalam rumah. Pencegahan memakai obat penolak nyamuk baik bakar, semprot dan lotion disapu di tubuh, memakai kawat nyamuk di ventilasi, memelihara ikan pemakan jentik, menguras, menutup, menguburkan dan memantau,” himbau Kepala Diskes Bengkalis Moh. Sukri melalui Kepala Seksi Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Ediyanto, Rabu (17/9/14).

Ediyanto menambahkan, upaya maksimal dengan berbagai cara menekan tingginya kasus DBD di Kabupaten Bengkalis diantaranya, pendistribusian abate, fogging atau pengasapan fokus di lingkungan terjangkit DBD.

Sementara itu secara keseluruhan Januari hingga Agustus, daerah dengan angka kasus DBD tertinggi di Kecamatan Bengkalis 59 orang dan kematian 1 orang, disusul Kecamatan Bantan 34 orang, Bukitbatu 34 orang dengan 1 meninggal, Kecamatan Siakkecil 13 orang, wilayah Puskesmas Sadar Jaya, Kecamatan Siakkecil 52 kasus dan Kecamatan Mandau 42 orang dengan 1 meninggal dunia, Kecamatan Pinggir 5 orang, Rupat Utara 1 orang sedangkan Rupat dilaporkan nihil***